Daun kelor dalam alu kayu.

Meskipun cukup mudah ditemukan di Indonesia, tidak banyak orang yang benar-benar mengetahui manfaat daun kelor. Tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Kelor oleifera ini memiliki banyak manfaat kesehatan jika dikonsumsi secara teratur. Popularitasnya telah meningkat sehingga di beberapa media internasional, moringa disebut sebagai Makanan Super Besar Tahun Ini.

Daun kelor sudah mulai dijual dalam bentuk bubuk atau minyak. Bahkan mminyak oringa atau Bubuk kelor telah banyak ditawarkan on line. Untungnya, kita dapat menemukan daun kelor dengan cukup mudah, bahkan di taman rumah sendiri!

Manfaat kesehatan daun kelor

Kaya akan kandungan yang baik, daun kelor memiliki berbagai vitamin seperti A, C, dan K untuk antioksidan. Sekarang saatnya untuk mencari tahu manfaat daun kelor untuk tubuh Anda!

Daun kelor dalam alu kayu.
Tidak sulit, ternyata daun kelor dapat diolah menjadi aneka hidangan. (Foto: Shutterstock)

1. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Kandungan antioksidan dalam daun kelor dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Molekul ini memperlambat proses oksidasi molekul lain untuk menjadi benteng melawan radikal bebas.

Daun kelor juga mengandung vitamin C yang juga memperkuat sistem kekebalan tubuh. Vitamin C membantu mendorong aktivitas sel darah putih untuk melawan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh.

2. Menurunkan kadar gula darah

Di India, daun kelor sudah memiliki prestise sebagai penurun kadar gula darah. Dalam penelitian yang dirilis oleh Journal of Food Science and Technology pada 2014, 30 wanita yang rutin mengonsumsi 7 gram Bubuk kelor setiap hari selama tiga bulan menurunkan kadar gula darah puasa sebesar 13,5%.

3. Mata sehat

Daun kelor mengandung empat kali lipat vitamin A dibandingkan dengan wortel. Dalam 21 gram daun kelor adalah 9% vitamin A dari AKG (Nutrisi Tingkat Kecukupan). Vitamin A membantu mengoptimalkan penglihatan dan mencegah berbagai penyakit mata.

Selain itu, vitamin A juga termasuk vitamin yang baik untuk daya tahan tubuh. Dengan mengkonsumsinya secara teratur dengan jumlah yang tepat, vitamin A dalam daun kelor membantu mencegah infeksi campak. Asupan vitamin A yang direkomendasikan untuk wanita dewasa adalah 2.310 IU per hari.

Cara mengolah daun kelor

Untuk mendapatkan manfaat daun kelor, tentu saja kita membutuhkan ide segar untuk mengolahnya menjadi hidangan yang lezat. Mungkin bagi sebagian orang, rasanya masih "aneh" dibanding bayam atau bayam. Namun, dengan paduan rempah-rempah yang tepat, rasanya tak kalah enak! Tidak sesulit yang diharapkan, ada banyak cara untuk benar-benar mengobati daun kelor.

Sebagai contoh, berikut ini, kita dapat mencoba beberapa ide makanan rumahan yang baik dari daun bergizi ini.

1. Bersihkan sayuran

Resep makanan rumahan paling praktis dan praktis yang bisa Anda coba adalah sayuran daun kelor yang bening. Cara membuatnya persis seperti bayam. Agar daun kelor tidak pahit, Anda bisa merebusnya terlebih dahulu sebentar lalu meremasnya sedikit. Lalu kami mengolahnya dengan rempah-rempah seperti bawang putih, bawang merah, dan cabai merah keriting. Tambahkan juga jagung manis untuk memperkaya rasa dan warna.

2. Omelet daun kelor

Gulungan telur kelor dipotong dan disajikan di atas piring putih.
Omelet daun kelor cocok untuk disajikan pagi dan sore. (Foto: Shutterstock)

Pernah dibuat dadar bayam? Resepnya bisa dimodifikasi dengan daun kelor, kamu tahu. Cukup gantikan dengan jumlah yang sama. Rasa telur yang lezat dapat menutupi sedikit rasa asam alami yang ditemukan di daun kelor. Dengan demikian, manfaat daun kelor bisa kita dapatkan dengan rasa yang enak!

3. Daun asam kelor

Menu yang tak kalah praktis adalah sayur tumis dan ini bisa kita lakukan dengan daun kelor seperti bayam air tumis. Tambahkan saus ebi dan tiram untuk membuatnya terasa lebih gurih. Menambahkan berbagai topping juga merupakan ide yang menarik, misalnya udang atau bakso. Sajikan dengan ikan dan ayam goreng, semakin lezat!

Cara menanam daun kelor

Tiga resep di atas dapat dicoba oleh siapa saja, termasuk koki pemula. Baik, jika Anda menginginkan jaminan harian pasokan daun kelor, Anda juga bisa kamu tahu tumbuh sendiri di rumah. Udara tropis mendukung pertumbuhan makanan super ini. Ada dua acara menanam daun kelor, yang menggunakan biji dan stek batang daun kelor.

Ini cara yang lebih mudah, menggunakan biji.

Biji daun kelor dalam karung kecil dikelilingi oleh daun kelor segar.
Biji daun kelor yang sudah kering. (Foto: Shutterstock)

1. Siapkan lahan

Daun kelor membutuhkan pencahayaan yang cukup dan air untuk tumbuh dengan baik. Pastikan tempat itu terkena sinar matahari langsung selama setidaknya 6 jam sehari.

2. Siapkan biji kelor

Pilih benih yang berkualitas, lalu keringkan di bawah sinar matahari selama 3-5 jam di bawah sinar matahari sampai warnanya cokelat. Kemudian, simpan bijinya di tempat yang sejuk dan kering.

3. Penggunaan tanaman polybag

Persiapkanlah polybag atau plastik hitam kecil yang biasa digunakan untuk tanaman. Tanam biji di dalam polybag yang sudah diisi tanah dan pupuk, lalu tunggu sampai tumbuh.

4. Transfer ke tanah lapisan atas

Kemudian kita dapat memindahkan tanaman daun kelor polybag ke tanah. Sirami tanaman setiap hari dan tambahkan pupuk sebulan sekali.

Lengkap bukan ceritanya? Kini Anda tidak perlu ragu lagi dalam mengonsumsi daun kelor. Selain mengetahui tentang nutrisi, Anda juga memiliki pengetahuan untuk mengolahnya di dapur dan bahkan menanamnya sendiri di rumah. Ayo, mari mulai hidup sehat mulai hari ini!

Posting Tahu Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan dan Cara Memprosesnya muncul pertama kali di Cook What Today?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here