Semangkuk sereal mengandung buah beri dan berdampingan dengan mangkuk lainnya.

Istirahat dua bulan antara Idul Fitri dan Idul Adha bisa menjadi kesempatan yang baik untuk mengatur kembali kadar kolesterol dalam tubuh. Pada masa itu tinggal di rumah ini, bisa jadi saat Lebaran kemarin kita ekstra memasak hal-hal lezat. Dari kari, opor, rendang, dan hidangan lainnya setahun sekali. Jadi, kita bisa mengisi masa tunggu ini dengan menambah asupan makanan rendah kolesterol.

Tapi apa saja hmm? makanan rendah kolesterol? Apa yang membuat mereka dicap rendah kolesterol? Baik, pada kesempatan ini saya akan menyebutkan beberapa yang dapat Anda temukan dengan mudah beserta penjelasannya!

1. Sereal, makanan rendah kolesterol kelas satu

Semangkuk sereal mengandung buah beri dan berdampingan dengan mangkuk lainnya.
Hobi makan sereal di pagi hari? Pertahankan hobi yang baik ini dan mulailah mencoba hal-hal lain. (Foto: Shutterstock)

Indonesia telah mengetahui hal ini selama beberapa dekade gandum atau mengutip istilah asing yang sudah lama kita serap haver. Selain gandum Ada juga jelai yang kini semakin dikenal. Biasanya kita menikmati sereal ini setelah diseduh atau disajikan dengan susu dingin. Satu porsi setiap pagi akan memberikan asupan 1 hingga 2 gram serat dalam tubuh. Agar kandungan seratnya lebih lengkap, tambahkan juga pisang atau stroberi. Kami disarankan untuk mengonsumsi serat larut dari sereal jenis ini sekitar 5-10 gram setiap hari. Jumlah total yang baik untuk tubuh setiap hari adalah 20-35 gram dan ini dapat diperoleh dari mana saja.

Dari 45 penelitian terkait konsumsi sereal, risiko serangan jantung dan stroke bisa turun hingga 20%. Keduanya disebut sebagai gandum. Mengapa? Karena semua bagian bijinya utuh dan ada komponen vitamin, mineral, dan serat yang dipertahankan. Selain itu, keduanya kaya beta-glukan dan membantu mengurangi kolesterol jahat, alias LDL.

2. Buah dan beri, mudah didapat

Apel khusus, anggur, stroberi, dan jeruk atau jeruk, yang semuanya kaya akan unsur pektin – jenis serat larut yang membantu mengurangi kolesterol LDL. Apa yang dilakukannya dalam tubuh adalah menghentikan fungsi hati yang menghasilkan kolesterol dan benar-benar mendorong tubuh untuk membuangnya. Ingin tahu cara memproses beri yang menyegarkan? Coba saja jus buah jus mangga dari yogurt!

3. Ikan berlemak, sekarang menjadi favorit

Salmon sedang diproses di dapur.
Salmon, ikan favorit sejuta orang, tetap sehat. (Foto: Shutterstock)

Salmon dan makarel secara khusus disebutkan memiliki kadar lemak omega-3 yang tinggi. Fungsinya sebagai pemain di belakang layar sehingga jantung lebih sehat, yaitu dengan mendorong naiknya kolesterol baik (HDL) dan mengurangi risiko peradangan dan stroke. Meski demikian, cara mengolah ikan juga menjadi salah satu faktor. Karena ada banyak penelitian yang menyebutkan bahwa jika ikan dimasak dengan cara dikukus atau direbus, tentu lebih sehat daripada digoreng.

4. Kacang, cocok sebagai camilan

Sebotol kacang dituangkan ke permukaan.
Asal tidak hanya digoreng, banyak jenis kacang yang sehat untuk tubuh. (Foto: Shutterstock)

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa makan almond, kenari, kacang tanah, kacang hijau dan lainnya baik untuk jantung. Makan 2 ons kacang per hari dapat sedikit mengurangi kolesterol LDL dan ada nutrisi lain yang juga menjaga kesehatan jantung. Di antaranya adalah seperti lemak omega-3 dalam kacang kenari. Begitu juga pada almond dengan komponen L-arginine, alias sejenis asam amino yang mendorong tubuh untuk memproduksi nitric oxide. Yang ini dapat membantu mengatur tekanan darah.

Nah, dari keempat jenis makanan rendah kolesterol ini Anda bisa memulai hidup sehat dengan cara yang mudah dan tidak terlalu mahal. Apalagi banyak yang bisa dikonsumsi langsung tanpa dimasak. Untuk yang matang, pastikan Anda tidak selalu menggunakan proses penggorengan. Semoga berhasil!

Posting 4 Makanan Rendah Kolesterol yang Perlu Anda Ketahui muncul pertama kali di What Cook Today?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here