Cooking in Style with Chef Vera: Soal Masak, Packaging & Styrofoam

0
21
Cooking in Style with Chef Vera: Soal Masak, Packaging & Styrofoam

Pekan lalu, Mang Mimin datang ke acara: "Mengumpulkan Blogger yang Memasak dengan Gaya dengan Chef Vera Christiani." Program ini diadakan pada 13 Oktober 2018 di Kapulaga Indonesian Resto. Dulunya Mang Mimin sering menyaksikan Master Chef Indonesia. Jadi ketika saya mendapat undangan ini, Mang Mimin benar-benar bersemangat. Kapan lagi Anda bisa bertemu dengan salah satu kontestan Master Chef Indonesia yang dulunya merupakan perwakilan dari Bandung?

Program memasak kali ini, temana "Cara Membuat Makanan Bawa Pulang Berkualitas Baik." Karena yang dibicarakan adalah soal makanan dibawa pulang. Pertanyaan yang diajukan banyak peserta adalah tentang pengemasan. Apakah aman jika kita menggunakan Styrofoam untuk mengemas makanan yang bisa dibawa pulang?

Dan ternyata jawabannya adalah: AMAN! Mungkin beberapa dari Anda bertanya-tanya: bisakah saya aman? Bukankah mantan walikota kita pernah melarang penggunaan Styrofoam? Yah, Mang Mimin juga berpikir begitu.

Untuk menjelaskan hal ini, kemarin juga datang Dr. Dianika Lestari, S.T., dosen Teknik Makanan – Teknik Kimia – Fakultas Teknik Industri ITB & Ir. Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D., Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran – Teknik Kimia – Fakultas Teknik Industri ITB. Dari keduanya, Mang Mimin mendapat banyak info tentang kemasan makanan, terutama Styrofoam.

Banyak orang berpikir bahwa styrofoam berbahaya karena bahan dasarnya terbuat dari sterine. Padahal styrofoam terbuat dari polisterin yang merupakan turunan dari sterin yang tidak berbahaya bagi tubuh. Sterine berbahaya bagi tubuh jika isinya lebih dari 5000 ppm. Sementara styrofoam hanya mengandung 0,05 ppm.

Nah, jika demikian, mengapa masih ada banyak pro dan kontra dengan Styrofoam? Salah satu alasannya adalah karena Styrofoam tidak dapat terurai secara alami. Banyak orang Indonesia yang membuang sampah styrofoam dengan sembarangan mencemari lingkungan.

Padahal menurut Ir. Akhmad Zainal, styrofoam dan plastik dapat didaur ulang. Bahkan, dia sekarang merintis komunitas MASARO (Zero Waste Society), yang merupakan salah satu kegiatan yang memfasilitasi daur ulang berbagai bahan termasuk plastik dan styrofoam.

Karena terlalu lama membicarakan styrofoam, lupakan program memasaknya. Jadi kemarin chef Vera mengajari kami cara membuat Yellow Seasoned Chicken & Chicken Soto. Dua menu ini bisa dibuat sekaligus. Masalahnya adalah bahan dan bumbu yang dia makan hampir sama. Mang Mimin juga diundang untuk membuat sushi sendiri dari bahan-bahan yang mudah dicari. Tidak buruk untuk berlatih di rumah jika Mamah tidak ada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here